Promotor AEG Live menawarkan video jelang kematian Michael Jackson ke beberapa studio di Hollywood. Sony Pictures disebut-sebut berani menawar hingga Rp 499 miliar. Wow...Dikutip detikhot dari Femalefirst, Rabu (22/7/2009) AEG Live memang merekam kenangan terdekat sebelum Michael berpulang untuk kepentingan konser. Mereka berharap mendapatkan keuntungan sekitar US$ 30 juta dari video tersebut.
Namun Sony Pictures berani menawar hingga US$ 50 juta atau sekitar Rp 499 miliar. Kenangan Michael dinilai tak ternilai harganya.
Video tersebut termasuk beberapa syuting untuk persiapan konser 'This Is It' . Juga klip 'Thriller' versi 3D. Promotor rugi besar karena 50 konser Michael terpaksa batal.
NEW YORK, KOMPAS.com -- Cerita seputar Raja Pop Michael Jackson selepas kepergiannya pada tanggal 25 Juni lalu, memang tak pernah redup untuk dibahas. Kabar terbaru, Majalah US Weekly mengklaim telah mendapatkan rekaman video yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya, terkait tragedi terbakarnya rambut Jackson saat penggarapan iklan komersil untuk Pepsi pada tahun 1984.
Untuk pertamakalinya setelah 25 tahun tak pernah terekspos, US Weekly akhirnya menayangkan secara eksklusif video kecelakaan tersebut. Peristiwa inilah, yang kemudian disebut-sebut menjadi awal malapetaka dari kehidupan Jackson. Akibat luka yang dideritanya itu, Jackson diyakini menjadi sangat ketergantungan obat-obatan penghilang nyeri dan hal inilah yang disebut-sebut menjadi penyebab jantungnya berhenti seketika, pada 25 Juni lalu.
Dalam kecelakaan tersebut, Jackson mendapatkan beberapa luka bakar di bagian kulit kepalanya.
Sebelumnya, sejumlah foto yang memperlihatkan kecelakaan ini memang pernah dipublikasikan, tetapi untuk rekaman video baru kali ini US Weekly menayangkannya secara eksklusif di situs milik mereka. Dalam video tersebut memperlihatkan kejadian saat kepala bagian atasnya "tertelan" api.
Dilihat dari tayangan tersebut, Jackson sepertinya tidak menyadari bahwa peristiwa yang mengenaskan tengah terjadi pada dirinya. Rambutnya terbakar, namun dia tetap saja menari. Ketika dia berputar, api itu juga terus menyala-nyala.
Reaksi justru datang dari orang-orang di sekitarnya. Mereka langsung menghampiri Jackson dan segera memadamkan api yang menyala di kepalanya. Sial, meski berhasil dipadamkan, namun tetap saja sebagian rambut Jackson habis dimakan api dan menyebabkan luka bakar di bagian kepalanya.
Kecelakaan, yang disaksikan oleh ribuan penggemarnya di Shrine Auditorium, Los Angeles, ini terjadi ketika Michael Jackson sedang berada di puncak ketenaran, setahun setelah meluncurkan album terlarisnya, Thriller.
Akibat kejadian itu, Jackson, yang tertangkap kamera ketika berada dalam ambulans dengan perban di kepalanya dan sapu tangan putih dengan perhiasan berkilau di tangan kanannya, membutuhkan beberapa kali operasi dan kulit kepala yang dikelupas untuk merawat lukanya.
Di dalam otobiografinya, Moonwalk, dia mendeskripsikan penyebab kecelakaan itu adalah murni dan sederhana karena kebodohan.
"...bom meledak dari salah satu sisi kepala saya, dan percikannya membakar rambut saya. Saya sedang menari dan berputar, tanpa mengetahui saya sedang terbakar. Tiba-tiba saya merasakan tangan saya secara refleks memegang kepala untuk memadamkan api," tulis Jackson dalam bukunya tersebut.
Setelah insiden itu, Michael dan Pepsi menuntaskan kasus di pengadilan dan memberikan kompensasi kepada Jackson. Namun, Michael yang memang terkenal dermawan, menyumbangkan kompensasi 1,5 juta dolar AS dari Pepsi itu kepada Brotman Memorial Hospital di Culver City, California, yang kemudian mendirikan Michael Jackson Burn Center for Children.
Perwakilan dari US Weekly tidak memberikan komentar mengenai pertanyaan siapakah sumber yang memberikan video itu.
Sarung tangan legendaris penyanyi Michael Jackson akan menemani King of Pop itu di kuburnya. Keluarga telah memesan sarung tangan bertabur kristal tersebut untuk dipakaikan ke jenazah Michael.
Dorothy Gaspar, pemilik Gaspar Gloves di Los Angeles mengaku menerima pemesanan sarung tangan itu dari kakak Michael, LaToya. Gaspar adalah orang yang mendesain sarung tangan untuk Michael pakai di konser comebacknya 'This Is It.'
Detikhot kutip dari TMZ, Kamis (9/7/2009), LaToya menginginkan Michael memakai sarung tangan ketika dimakamkan. LaToya memilih sarung tangan sejenis yang pernah didesain Gaspar untuk Michael 10-12 tahun lalu.
Sarung tangan Michael yang terkenal itu adalah sarung tangan putih yang bertabur kristal Swarovski. Sarung tangan tersebut identik dengan pelantun 'We Are the World' itu ketika namanya mulai sangat populer pada 1983 lewat album 'Thriller.'
Sarung tangan tersebut menjadi ciri khas karena hanya dipakai di satu tangan saja. Saat upacara penghormatan terakhir untuk Michael, Selasa (7/7/2009) lalu seluruh keluarga sang bintang pun memakai sarung tangan tersebut di telapak tangan kanan mereka.
Sekadar informasi sampai saat ini kapan dan di mana jenazah Michael akan dikubur selamanya belum dipastikan. Setelah upacara penghormatan terakhir di Staples Center, tidak diketahui dibawa ke mana jenazah Michael tersebut oleh keluarga.
Sampai saat ini di mana jenazah Michael Jackson akan dikubur untuk selamanya masih tanda tanya. Kabar terbaru malah keluarga Michael kisruh gara-gara berdebat apakah King of Pop itu seharusnya dimakamkan di Neverland atau tidak.
Seperti detikhot beritakan sebelumnya, Forest Lawn hanyalah kuburan sementara Michael. Di mana pada akhirnya jenazah sang bintang akan dibaringkan, keluarga belum memastikannya.
Pertengkaran antara ibunda Michael, Katherine dengan kakak Michael, Jermaine malah terjadi. Jermain ingin adiknya 'tidur' selamanya di rumah impiannya, Neverland. Namun Katherine menolak.
Katherine ogah Neverland jadi tempat pemakaman Michael karena merasa rumah tersebut telah ternoda. Di rumah itu polisi pernah melakukan sejumlah penyelidikan terkait kasus pelecehan anak yang dituduhkan pada Michael.
"Michael sudah meninggalkan Neverland untuk selamanya. Dia memang merasa dilecehkan gara-gara tuduhan pelecehan anak. Dia merasa rumah itu sudah ternoda," ujar sumber yang dekat dengan Katherine, seperti detikhot kutip dari Mirror, Kamis (9/8/2009).
Berbeda dengan Katherine, sebelumnya Jermaine memang sudah pernah mengungkapkan keinginannya untuk menguburkan Michael di Neverland. Dia merasa di tempat itulah seharusnya sang adik berada.
"Ini rumah yang dia buat. Kenapa dia tidak boleh ada di sini selamanya," ujarnya belum lama ini.
Semasa hidupnya Michael Jackson selalu menarik perhatian dengan karya ataupun gaya hidupnya yang kontroversial. Setelah meninggal pun, Raja Pop ini masih tetap jadi pusat perhatian. Acara memorial service yang dilakukan hari Selasa (7/7) jadi acara yang paling banyak ditonton dan juga paling banyak dibicarakan. Para penggemar dari seluruh dunia dan reporter dari seluruh dunia berkumpul, bahkan situs jejaring di internet pun terus menerus membahasnya.
Menurut Nielsen Company, diperkirakan sekitar 31,1 juta pemirsa TV menyaksikan acara penghormatan terakhir bagi sang Raja Pop ini. Acara yang menampilkan Stevie Wonder, Brooke Shields dan beberapa bintang lain ditayangkan oleh 19 stasiun TV pada pukul 10 pagi hingga 13.00 siang ini di AS.
Meski tidak berhasil menyaingi rekor acara tahunan Super Bowl yang mencapai 100 juta penonton, namun untuk pemakaman seorang public figure, acara ini menarik banyak pemirsa. Di tahun 1997 pemakaman Putri Diana, yang ditayangkan sebelum jam 6 pagi di AS berhasil mencapai 33, 2 juta penonton. Pemakaman mantan presiden Ronald Reagan di tahun 2004, yang ditayangkan selama prime time, disaksikan 35,1 juta penonton.
Dalam kasus Jackson, tontonan di TV hanya sebagian saja rekornya. Bintang pop ini juga jadi bahan pembahasan total di internet. MSNBC.com berhasil mencapai rekor hari Selasa itu dengan video acara itu yang disaksikan 19 juta netter, website CNN dikunjungi 10,5 juta dan Fox News dikunjungi 3,4 juta.
Menurut Nielsen, kematian Jackson ini jadi kehebohan bersejarah di dunia maya. Berita tentang kematiannya pada 25 Juni lalu 8% jadi perbincangan umum online, berhasil memecahkan rekor sehari-hari. Di Twitter, pada hari Selasa itu, Jackson jadi top searching, meski ada yang salah tulis dengan 'Micheal Jackson.
Upacara pemakaman Michael Jackson yang berlangsung Selasa (7/7/2009) lalu menarik perhatian dunia. Terbukti 31,1 juta orang menonton acara tersebut di televisi.
Detikhot kutip dari LA Times, Kamis (9/7/2009), berdasarkan data dari Nielsen, setidaknya ada 31,1 juta penonton televisi melihat upacara pemakaman yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles itu.
Meski mencatat jumlah yang cukup banyak, ternyata upacara pemakaman Michael tersebut belum mampu mengalahkan upacara pemakaman Putri Diana dan Presiden Ronald Reagan. Pemakaman Putri Diana ditonton 33,2 juta orang, sedangkan Presiden Reagan dilihat 35 juta orang.
Selain diserbu di televisi, upacara pemakaman Michael juga merajai internet. Berbagai situs yang menayangkan video streaming upacara tersebut sukses meraup banyak penonton.
Situs MSNBC misalnya mencetak rekor baru untuk total penonton video streaming mereka, 19 juta. Video streaming yang ditayangkan CNN juga diminati 10,5 juta orang.
VIVAnews - Keluarga merahasiakan lokasi pemakaman Michael Jackson. Forest Lawn belum tentu menjadi tempat peristirahatan terakhir sang bintang pop dunia.
Dalam sertifikat kematian Jacko yang dipublikasikan TMZ, Selasa 7 Juli 2009, Forest Lawn hanya tertulis sebagai tempat persemayaman sementara Jacko.
Forest Lawn diperkirakan hanya digunakan sebagai tempat pembalsaman jenazah dan rumah duka bagi keluarga. Bukan sebagai tempat pemakaman sang bintang pop dunia itu.
Sekitar pukul 08.00, Selasa 7 Juli waktu Amerika, keluarga berkumpul di Forest Lawn untuk melakukan ritual tertutup yang hanya dihadiri keluarga dekat. Bersama peti jenazah Jackson, mereka kemudian beranjak ke Staples Center.
Selama dua jam peti jenazah Jacko bersemayam di Staples Center. Peti berlapis emas dengan hiasan mawar merah itu bersemayam di tengah ribuan fans, keluarga, dan sahabat yang hendak memberikan penghormatan terakhir.
Usai acara penghormatan terakhir di Staples Center, keluarga membawa peti jenazah Jacko kembali ke Forest Lawn. Namun, perjalanan ini diduga hanya untuk mengecoh media dan publik. Keluarga diduga tak ingin publik tahu lokasi pemakaman Jacko.
Sertifikat kematian almarhum penyanyi Michael Jackson diungkap situs TMZ. Dalam sertifikat tersebut tertulis area pemakaman Forest Lawn akan jadi kuburan sementara Michael.
Dalam sertifikat kematian tersebut ditulis Forest Lawn Memorial Park sebagai tempat pemakaman Michael. Namun ada keterangan tambahan yang menyebutkan kalau lokasi itu hanya bersifat sementara saja.
Di mana tempat Michael dikubur untuk selamanya? Masih belum jelas. Kabarnya prosesi penguburan akhir untuk jenazah Michael ditunda di sebuah tempat yang lokasinya masih dirahasiakan.
Detikhot kutip dari TMZ, Rabu (8/7/2009), nama La Toya Jackson tertulis sebagai orang yang memberikan keterangan untuk sertifikat kematian tersebut.
Dalam sertifikat kematiannya, Michael disebut berprofesi sebagai musisi. Ia bertempat tinggal di Encino, Los Angeles, rumah kedua orangtuanya, bukan di Holmby Hills, rumah sewaan tempat ia meregang nyawa.
Komplek pemakaman Forest Lawn di Hollywood menjadi tempat peristirahatan sementara The King of Pop, Michael Jackson. Di sana, Jacko pun dimakamkan bersama bintang-bintang legenda Hollywood lainnya.
Forest Lawn merupakan salah satu komplek pemakaman yang paling elit di negeri Paman Sam. Dibutuhkan jutaan Dollar Amerika untuk menguburkan jenazah di sana, meskipun pihak pengelola mengaku tidak menarik bayaran.
"Forest Lawn, tempat penguburan yang paling hijau di Los Angeles. Tanahnya pun dirawat dengan baik dan keamanannya dijaga ketat," ujar Lisa Burks Ahli Pemakaman, seperti detkhot kutip dari Daily News, Rabu (8/7/2009).
Beberapa bintang Hollywood pun dimakamkan di Forest Lawn. Di antaranya, aktor Telly Savalas, Ed McMahon, Gene Autry, Sandra Dee, John Ritter, Freddie Prinze dan aktor yang juga meninggal secara misterius, David Carradine.
Kerabat Michael Jackson sudah ada yang dimakamkan di sana, yaitu DeeDee, istri Tito Jackson. DeeDee menjadi korban pembunuhan pada 1994 silam.
VIVAnews - Acara penghormatan terakhir untuk Michael Jackson berakhir dengan kata sambutan keluarga. Panggung padam. Sang bintang segera dimakamkan.
Teriakan histeris ribuan fans Jacko pun membahana saat peti berlapis emas yang berisi jenazah Jacko meninggalkan Staples Center, Selasa siang, 7 Juli 2009, waktu Amerika.
"Hidup sang raja!" teriak sejumlah fans disertai isak tangis. "Kami akan merindukanmu Michael." Sementara sebagian lagi berangkulan sambil menyanyikan lagu-lagu Jacko.
Dengan kawalan ketat aparat kepolisian, keluarga kembali membawa peti jenazah Jacko ke Forest Lawn untuk dikebumikan. Iring-iringan jenazah ini berjalan perlahan menyusuri jalan sepanjang 11 mil atau sekitar 7 kilometer.
Forest Lawn dipilih setelah keluarga gagal mendapatkan izin pemakaman di Neverland Ranch. Jacko akan dimakamkan di samping pusara neneknya, Martha Bridges, yang dimakamkan pada 1990.
Forest Lawn merupakan taman pemakaman elit yang berlokasi di Hollywood Hills, Los Angeles. Di sana, sejumlah tokoh papan atas Hollywood juga dimakamkan, seperti Liberace, Bette Davis, Andy Gibb, Sammy Davis Jr, Humphrey Bogart, dan Jean Harlow.
LOS ANGELES - Kematian Michael Jackson yang masih diselimuti misteri semakin menyeramkan setelah muncul penampakan sesosok hantu mirip Jacko gentayangan di Neverland.
Sesosok bayangan yang menyerupai Jacko muncul di tembok di dalam rumah di Neverland. Seperti diketahui, Neverland dulu merupakan milik Jacko ketika masih berjaya.
Sosok bayangan tersebut bukan hanya diam di tembok, tapi juga berjalan di sepanjang koridor ruangan. Pergerakan bayangan tersebut sangat cepat, dari kiri ke kanan, sebelum akhirnya menghilang begitu saja. Demikian dilansir The Sun, Senin (6/7/2009).
Uniknya, sosok bayangan mirip Jacko itu tampil ketika saluran berita CNN tengah melakukan reportase langsung (live) di Neverland, bertajuk 'Inside Neverland'. Di program acara tersebut, pembawa acara Larry King mewawancara kakak Jacko, Jermaine.
Saat program tersebut tayang live di televisi, tidak ada satu pun presenter maupun kameraman yang menyadari penampakan tersebut. Baru ketika diposting di situs Youtube, ada orang yang menyadari penampakan misterius hantu mirip Jacko.
Penyanyi Michael Jackson akan dimakamkan 7 Juli 2009. Pemakaman tersebut rupanya tidak mengikutsertakan seluruh bagian tubuh Michael. Otak 'King of Pop' itu tidak ikut dikubur. Lho?
Craig Harvey, bagian forensik Los Angeles telah memberi konfirmasinya perihal otak Michael yang dipisahkan tersebut. Menurutnya perlu dilakukan serangkaian tes neuropathology untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya sang legenda itu.
Keluarga sudah diberitahu soal kondisi di atas. Mereka diberi pilihan, otak tersebut dipisahkan atau ikut dikubur namun penyebab kematian Michael akan jadi tanda tanya. Keluarga rupanya memilih pilihan pertama.
Otak Michael tidak bisa ikut dimakamkan karena pemeriksaan baru bisa dilakukan dua minggu setelah almarhum meninggal. Setelah dua minggu, otak tersebut akan mengeras sehingga bisa dibedah untuk dilakukan pemeriksaan.
Menurut seorang sumber di bagian forensik, otak Michael sudah dipisahkan sebelum jenazah si Moonwalker itu dipulangkan ke keluarga. Demikian seperti detikhot kutip dari Mirror, Minggu (5/7/2009).
Pemeriksaan pada otak Michael diharapkan bisa mengungkap obat-obatan apa saja yang pernah dipakaianya. Apakah sebelumnya ayah tiga anak itu pernah overdosis juga bisa diketahui.
"Jaringan otak tersebut harus diperiksa. Tapi aku tidak bisa tahu berapa lama pemeriksaan akan berlangsung," ujar si sumber.
Liputan6.com, Los Angeles: Keluarga Jacko berencana membagikan 11 ribu tiket gratis untuk upacara pemakaman mendiang raja musik pop, Michael Jackson. Namun perincian upaya memperoleh tiket gratis ini, baru dapat diketahui, Jumat (3/7), pukul 10.00 waktu setempat atau Jumat malam Waktu Indonesia Barat.
Para penggemar Jacko harus mendaftar secara online untuk memperoleh salah satu dari 11 ribu tiket gratis yang akan dibagikan. Dengan tiket gratis itu, penggemar Jackson berkesempatan memberikan penghormatan terakhir pada Jackson di Staples Center, Los Angeles, AS, Selasa mendatang.(ISW/LUC)
Pihak panitia pelaksana pemakaman Michael Jackson di Los Angeles bisa jadi adalah pihak yang paling sibuk saat ini, betapa tidak, setelah disibukkan dengan jumlah alokasi free tiket untuk para calon pelayat di seluruh dunia, kini mereka juga harus berupaya tetap siaga 24 jam penuh, untuk memastikan server mereka tetap bekerja.
Kasus pada Jumat (3/7) pagi lalu rupanya membuat para petinggi The Staples Center tak mau mengulangi kesalahan yang sama. Saat itu 120.000 orang tercatat membuka website mereka untuk mencoba mendapatkan tiket, padahal web tersebut baru dibuka selama 90 menit.
Berikutnya, lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia tercatat membuka website yang sama dAlam waktu yang hampir bersamaan, hingga membuat web tersebut sempat down alias macet, bukan hanya satu dua kali, namun sampai beberapa kali dan sempat menuai banjir email yang berisi protes dari para fans Jacko.
Sementara itu, dari sekian banyak fans yang berusaha mendapatkan tiket pemakaman tersebut, pihak penyelenggara hanya menyediakan alokasi sebanyak 17,500 lembar tiket.
Pihak Kepolisian rupanya juga tak kalah sibuk, LAPD dikabarkan telah menyiapkan personel dalam jumlah besar dan menyiapkan skenario khusus untuk menanggulangi kemungkinan terburuk, saat 700.000 orang diperkirakan akan memadati Los Angeles pekan depan. (kpl/cnm/bar)
Liputan6.com, Los Angeles: Isu Michael Jackson memeluk agama Islam memang sempat santer beredar. Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi keluarga Jackson mengenai hal tersebut. Masyarakat muslim Amerika Serikat dan dewan persahabatan AS Islam juga menyatakan tidak ada bukti-bukti yang memastikan kebenaran Jacko memeluk Islam.
Seiring beredarnya isu ini, santer pula sang Raja Pop menyanyikan lagu bernapaskan Islami yang rekamannya banyak beredar di internet. Namun ternyata penyanyi sebenarnya adalah Zain Bhikha, penyanyi dan pengarang lagu asal Afrika Selatan. Ia telah berkarya sejak 1994 dan kini tinggal di Dubai. "Sejak kematiannya, berita ini makin santer. Tapi ini bukan lagunya. Ini lagu saya. Spekulasi mungkin muncul karena suara kami mirip," tutur Zain Bhikha.
Namun Zain mengaku tidak keberatan. Ia justru merasa tersanjung atas hal ini. "Saya sangat bangga suara saya dibandingkan dengan suara Michael Jackson. Karena saya besar tahun 80-an dan 90-an, musiknya menjadi bagian besar hidup dan inspirasi saya," ujar Zain mengaku.
Sekadar informasi, penghormatan terakhir untuk sang Raja Pop akan digelar di Staples Center, Los Angeles, California, AS, Selasa mendatang [baca: Konser Tanpa Sang Raja Pop].(YNI/VIN)