Kamis, 03 September 2009

Korban Berjatuhan di Tangga Darurat



Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang terjadi di Tasikmalaya turut mengguncang Ibu Kota. Ribuan warga panik. Bahkan sejumlah orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Mereka yang dilarikan ke rumah sakit mayoritas adalah korban luka yang terjatuh saat menyelamatkan diri di tangga darurat gedung.

Seperti yang dialami sejumlah mahasiswa Perbanas. Sedikitnya delapan mahasiswa di kampus itu dilarikan ke Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) akibat terinjak-injak di tangga darurat kampus. "Kondisi sangat panik, semua rebutan untuk turun," kata Risang, 21, Wakil Presiden BEM Perbanas.

Ia berkisah, getaran hebat yang mengguncang gedung kampus di kawasan Kuningan itu membuat ratusan mahasiswa berhamburan ke tangga darurat untuk menyelamatkan diri. "Lantai lima bergetar. Banyak yang keinjek-injek. Buku dan spatu berjatuhan," ujarnya.

Vera, 20, mahasiswi Manajemen Perbanas, juga menyampaikan hal senada. Kepanikan membuat suasana tangga darurat mencekam. Ia pun dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka memar dan kram. "Semua berdesakan karena panik," ujarnya.

Sementara seorang pengusaha yang berkantor di Gedung Patra Jasa, Abdul Wahab, tewas setelah berhasil turun dari lantai 22. Pemilik perusahaan PT Onasis itu menderita serangan jantung setibanya di lokasi evakuasi.

Gempa yang terjadi pada pukul 14.55 itu berlokasi di 82,424 Lintang Selatan dan 107,32 Bujur Timur dengan kedalaman 30 kilometer. Letaknya sekitar 242 kilometer dari Jakarta. Gempa mengakibatkan sedikitnya 44 korban tewas di tanah air.

Rabu, 22 Juli 2009

Video Jelang Kematian Michael Jackson Ditawar Rp 499 Miliar



Promotor AEG Live menawarkan video jelang kematian Michael Jackson ke beberapa studio di Hollywood. Sony Pictures disebut-sebut berani menawar hingga Rp 499 miliar. Wow...Dikutip detikhot dari Femalefirst, Rabu (22/7/2009) AEG Live memang merekam kenangan terdekat sebelum Michael berpulang untuk kepentingan konser. Mereka berharap mendapatkan keuntungan sekitar US$ 30 juta dari video tersebut.

Namun Sony Pictures berani menawar hingga US$ 50 juta atau sekitar Rp 499 miliar. Kenangan Michael dinilai tak ternilai harganya.

Video tersebut termasuk beberapa syuting untuk persiapan konser 'This Is It' . Juga klip 'Thriller' versi 3D. Promotor rugi besar karena 50 konser Michael terpaksa batal.

Senin, 20 Juli 2009

Video Kecelakaan Jackson di Panggung Beredar

NEW YORK, KOMPAS.com -- Cerita seputar Raja Pop Michael Jackson selepas kepergiannya pada tanggal 25 Juni lalu, memang tak pernah redup untuk dibahas. Kabar terbaru, Majalah US Weekly mengklaim telah mendapatkan rekaman video yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya, terkait tragedi terbakarnya rambut Jackson saat penggarapan iklan komersil untuk Pepsi pada tahun 1984.

Untuk pertamakalinya setelah 25 tahun tak pernah terekspos, US Weekly akhirnya menayangkan secara eksklusif video kecelakaan tersebut. Peristiwa inilah, yang kemudian disebut-sebut menjadi awal malapetaka dari kehidupan Jackson. Akibat luka yang dideritanya itu, Jackson
diyakini menjadi sangat ketergantungan obat-obatan penghilang nyeri dan hal inilah yang disebut-sebut menjadi penyebab jantungnya berhenti seketika, pada 25 Juni lalu.





Dalam kecelakaan tersebut, Jackson mendapatkan beberapa luka bakar di bagian kulit kepalanya.

Sebelumnya, sejumlah foto yang memperlihatkan kecelakaan ini memang pernah dipublikasikan, tetapi untuk rekaman video baru kali ini US Weekly menayangkannya secara eksklusif di situs milik mereka. Dalam video tersebut memperlihatkan kejadian saat kepala bagian atasnya "tertelan" api.

Dilihat dari tayangan tersebut, Jackson sepertinya tidak menyadari bahwa peristiwa yang mengenaskan tengah terjadi pada dirinya. Rambutnya terbakar, namun dia tetap saja menari. Ketika dia berputar, api itu juga terus menyala-nyala.

Reaksi justru datang dari orang-orang di sekitarnya. Mereka langsung menghampiri Jackson dan segera memadamkan api yang menyala di kepalanya. Sial, meski berhasil dipadamkan, namun tetap saja sebagian rambut Jackson habis dimakan api dan menyebabkan luka bakar di bagian kepalanya.

Kecelakaan, yang disaksikan oleh ribuan penggemarnya di Shrine Auditorium, Los Angeles, ini terjadi ketika Michael Jackson sedang berada di puncak ketenaran, setahun setelah meluncurkan album terlarisnya, Thriller.

Akibat kejadian itu, Jackson, yang tertangkap kamera ketika berada dalam ambulans dengan perban di kepalanya dan sapu tangan putih dengan perhiasan berkilau di tangan kanannya, membutuhkan beberapa kali operasi dan kulit kepala yang dikelupas untuk merawat lukanya.

Di dalam otobiografinya, Moonwalk, dia mendeskripsikan penyebab kecelakaan itu adalah murni dan sederhana karena kebodohan.

"...bom meledak dari salah satu sisi kepala saya, dan percikannya membakar rambut saya. Saya sedang menari dan berputar, tanpa mengetahui saya sedang terbakar. Tiba-tiba saya merasakan tangan saya secara refleks memegang kepala untuk memadamkan api," tulis Jackson dalam bukunya tersebut.

Setelah insiden itu, Michael dan Pepsi menuntaskan kasus di pengadilan dan memberikan kompensasi kepada Jackson. Namun, Michael yang memang terkenal dermawan, menyumbangkan kompensasi 1,5 juta dolar AS dari Pepsi itu kepada Brotman Memorial Hospital di Culver City, California, yang kemudian mendirikan Michael Jackson Burn Center for Children.

Perwakilan dari US Weekly tidak memberikan komentar mengenai pertanyaan siapakah sumber yang memberikan video itu.

Kamis, 09 Juli 2009

Michael Jackson Dikubur Dengan Sarung Tangan Bertabur Kristal



Sarung tangan legendaris penyanyi Michael Jackson akan menemani King of Pop itu di kuburnya. Keluarga telah memesan sarung tangan bertabur kristal tersebut untuk dipakaikan ke jenazah Michael.

Dorothy Gaspar, pemilik Gaspar Gloves di Los Angeles mengaku menerima pemesanan sarung tangan itu dari kakak Michael, LaToya. Gaspar adalah orang yang mendesain sarung tangan untuk Michael pakai di konser comebacknya 'This Is It.'

Detikhot kutip dari TMZ, Kamis (9/7/2009), LaToya menginginkan Michael memakai sarung tangan ketika dimakamkan. LaToya memilih sarung tangan sejenis yang pernah didesain Gaspar untuk Michael 10-12 tahun lalu.

Sarung tangan Michael yang terkenal itu adalah sarung tangan putih yang bertabur kristal Swarovski. Sarung tangan tersebut identik dengan pelantun 'We Are the World' itu ketika namanya mulai sangat populer pada 1983 lewat album 'Thriller.'

Sarung tangan tersebut menjadi ciri khas karena hanya dipakai di satu tangan saja. Saat upacara penghormatan terakhir untuk Michael, Selasa (7/7/2009) lalu seluruh keluarga sang bintang pun memakai sarung tangan tersebut di telapak tangan kanan mereka.

Sekadar informasi sampai saat ini kapan dan di mana jenazah Michael akan dikubur selamanya belum dipastikan. Setelah upacara penghormatan terakhir di Staples Center, tidak diketahui dibawa ke mana jenazah Michael tersebut oleh keluarga.

Keluarga Michael Jackson Kisruh Gara-gara Kuburan



Sampai saat ini di mana jenazah Michael Jackson akan dikubur untuk selamanya masih tanda tanya. Kabar terbaru malah keluarga Michael kisruh gara-gara berdebat apakah King of Pop itu seharusnya dimakamkan di Neverland atau tidak.

Seperti detikhot beritakan sebelumnya, Forest Lawn hanyalah kuburan sementara Michael. Di mana pada akhirnya jenazah sang bintang akan dibaringkan, keluarga belum memastikannya.

Pertengkaran antara ibunda Michael, Katherine dengan kakak Michael, Jermaine malah terjadi. Jermain ingin adiknya 'tidur' selamanya di rumah impiannya, Neverland. Namun Katherine menolak.

Katherine ogah Neverland jadi tempat pemakaman Michael karena merasa rumah tersebut telah ternoda. Di rumah itu polisi pernah melakukan sejumlah penyelidikan terkait kasus pelecehan anak yang dituduhkan pada Michael.

"Michael sudah meninggalkan Neverland untuk selamanya. Dia memang merasa dilecehkan gara-gara tuduhan pelecehan anak. Dia merasa rumah itu sudah ternoda," ujar sumber yang dekat dengan Katherine, seperti detikhot kutip dari Mirror, Kamis (9/8/2009).

Berbeda dengan Katherine, sebelumnya Jermaine memang sudah pernah mengungkapkan keinginannya untuk menguburkan Michael di Neverland. Dia merasa di tempat itulah seharusnya sang adik berada.

"Ini rumah yang dia buat. Kenapa dia tidak boleh ada di sini selamanya," ujarnya belum lama ini.

Pemakaman Jackson Paling Banyak Ditonton dan Diperbincangkan



Semasa hidupnya Michael Jackson selalu menarik perhatian dengan karya ataupun gaya hidupnya yang kontroversial. Setelah meninggal pun, Raja Pop ini masih tetap jadi pusat perhatian. Acara memorial service yang dilakukan hari Selasa (7/7) jadi acara yang paling banyak ditonton dan juga paling banyak dibicarakan. Para penggemar dari seluruh dunia dan reporter dari seluruh dunia berkumpul, bahkan situs jejaring di internet pun terus menerus membahasnya.

Menurut Nielsen Company, diperkirakan sekitar 31,1 juta pemirsa TV menyaksikan acara penghormatan terakhir bagi sang Raja Pop ini. Acara yang menampilkan Stevie Wonder, Brooke Shields dan beberapa bintang lain ditayangkan oleh 19 stasiun TV pada pukul 10 pagi hingga 13.00 siang ini di AS.

Meski tidak berhasil menyaingi rekor acara tahunan Super Bowl yang mencapai 100 juta penonton, namun untuk pemakaman seorang public figure, acara ini menarik banyak pemirsa. Di tahun 1997 pemakaman Putri Diana, yang ditayangkan sebelum jam 6 pagi di AS berhasil mencapai 33, 2 juta penonton. Pemakaman mantan presiden Ronald Reagan di tahun 2004, yang ditayangkan selama prime time, disaksikan 35,1 juta penonton.

Dalam kasus Jackson, tontonan di TV hanya sebagian saja rekornya. Bintang pop ini juga jadi bahan pembahasan total di internet. MSNBC.com berhasil mencapai rekor hari Selasa itu dengan video acara itu yang disaksikan 19 juta netter, website CNN dikunjungi 10,5 juta dan Fox News dikunjungi 3,4 juta.

Menurut Nielsen, kematian Jackson ini jadi kehebohan bersejarah di dunia maya. Berita tentang kematiannya pada 25 Juni lalu 8% jadi perbincangan umum online, berhasil memecahkan rekor sehari-hari. Di Twitter, pada hari Selasa itu, Jackson jadi top searching, meski ada yang salah tulis dengan 'Micheal Jackson.

Upacara Pemakaman Michael Jackson Ditonton 31,1 Juta Orang



Upacara pemakaman Michael Jackson yang berlangsung Selasa (7/7/2009) lalu menarik perhatian dunia. Terbukti 31,1 juta orang menonton acara tersebut di televisi.

Detikhot kutip dari LA Times, Kamis (9/7/2009), berdasarkan data dari Nielsen, setidaknya ada 31,1 juta penonton televisi melihat upacara pemakaman yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles itu.

Meski mencatat jumlah yang cukup banyak, ternyata upacara pemakaman Michael tersebut belum mampu mengalahkan upacara pemakaman Putri Diana dan Presiden Ronald Reagan. Pemakaman Putri Diana ditonton 33,2 juta orang, sedangkan Presiden Reagan dilihat 35 juta orang.

Selain diserbu di televisi, upacara pemakaman Michael juga merajai internet. Berbagai situs yang menayangkan video streaming upacara tersebut sukses meraup banyak penonton.

Situs MSNBC misalnya mencetak rekor baru untuk total penonton video streaming mereka, 19 juta. Video streaming yang ditayangkan CNN juga diminati 10,5 juta orang.